<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KERAJAAN DONGENG</title>
	<atom:link href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com</link>
	<description>Dongeng Kak Kus</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Sep 2011 09:55:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kerajaandongeng.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KERAJAAN DONGENG</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/osd.xml" title="KERAJAAN DONGENG" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Apa itu Mendongeng</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/09/18/apa-itu-mendongeng/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/09/18/apa-itu-mendongeng/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 09:54:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[audiens]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[gestur]]></category>
		<category><![CDATA[lisan]]></category>
		<category><![CDATA[mendongeng]]></category>
		<category><![CDATA[pemirsa]]></category>
		<category><![CDATA[pendongeng]]></category>
		<category><![CDATA[rekaman]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[storytelling]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[vokalisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang pernah mendongeng, entah itu anak didik atau anak sendiri, skala besar atau skala kecil, direncanakan atau spontanitas. Istilah ’mendongeng’ dalam bahasa Indonesia umumnya dipadankan dengan storytelling dalam Bahasa Inggris. Definisi storytelling diajukan oleh Larkin (1997), Greene (dalam Takwin, 2005) dan Pellowski (1997 dalam Takwin, 2005) mengungkapkan bahwa : (1)  kegiatan tersebut merupakan sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=160&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p><em>Semua orang pernah mendongeng, entah itu anak didik atau anak sendiri, skala besar atau skala kecil, direncanakan atau spontanitas. </em></p>
<p><a href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=790" rel="attachment wp-att-790"><img title="pendongeng" src="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/08/pendongeng.jpg" alt="mendongeng" width="153" height="127" /></a>Istilah <strong>’mendongeng’</strong> dalam bahasa Indonesia umumnya dipadankan dengan <em>storytelling </em>dalam Bahasa Inggris. Definisi <strong><em>storytelling </em></strong>diajukan oleh Larkin (1997), Greene (dalam Takwin, 2005) dan Pellowski (1997 dalam Takwin, 2005) mengungkapkan bahwa :</p>
<p>(1)  kegiatan tersebut merupakan sebuah kegiatan seni,</p>
<p>(2)  kegiatan mendongeng merupakan kegiatan yang melibatkan cerita, yaitu plot naratif yang berasal dari kejadian-kejadian nyata maupun imajinatif yang diambil dari berbagai sumber lisan maupun tulisan,</p>
<p>(3)  kegiatan ini juga melibatkan audiens atau pemirsa, dan</p>
<p>(4)  kegiatan ini melibatkan juga kemampuan seorang pendongeng untuk memberi kehidupan pada cerita melalui bahasa, gestur, dan vokalisasi, baik dengan didendangkan maupun dengan menggunakan alat musik atau alat bantu lainnya.<img title="More..." src="http://negeridongengkakkus.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="Baca Selanjutnya..." /></p>
<p>Melalui uraian tersebut, definisi mendongeng adalah sebuah seni pengisahan cerita dengan tujuan hiburan pada <em>live audience</em> (pemirsa langsung) tentang kejadian-kejadian nyata maupun imajinatif yang dapat diambil dari naskah puitis dan/ atau prosa maupun sumber-sumber lainnya (lisan, tertulis atau rekaman)  dan melibatkan <em>gesture </em>tubuh, vokalisasi, musik, atau gambar untuk memberikan kehidupan pada cerita.</p>
<p>Larkin (1997) mengungkapkan bahwa mendongeng adalah pertunjukan seni yang interaktif, yaitu kegiatan dua arah antara pendongeng dan audiens, didasarkan pada interaksi dan kerja sama untuk membangun sebuah cerita yang utuh. Seorang pendongeng tidak hanya mampu membangun empati dan <em>rapport </em>yang baik dengan pendengarnya tapi juga mendorong pendengarnya untuk mengimajinasikan cerita secara visual (Parkin, 2004). Berkaitan dengan empati dan <em>rapport</em>, seorang pendongeng harus dapat berespons terhadap <em>feedback </em>yang diberikan audiens (Larkin, 1997).</p>
</div>
</div>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/audiens/'>audiens</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/cerita/'>cerita</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/gestur/'>gestur</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/lisan/'>lisan</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/mendongeng/'>mendongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/pemirsa/'>pemirsa</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/pendongeng/'>pendongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/rekaman/'>rekaman</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/seni/'>seni</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/storytelling/'>storytelling</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/tulisan/'>tulisan</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/vokalisasi/'>vokalisasi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=160&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/09/18/apa-itu-mendongeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/08/pendongeng.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pendongeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Dongeng di Swalayan ADA Majapahit</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/23/perjuangan-dongeng-di-swalayan-ada-majapahit/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/23/perjuangan-dongeng-di-swalayan-ada-majapahit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 14:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[swalayan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini minggu 3 april 2011 terasa cerah sekali dan seharian nanti agendaku sangat padat sekali. Hari ini ada agenda dongeng di swalayan ADA Majapahit 2 sesion. Pada sesion 1 aku haru s tampil pukul 11.00, sedangkan pada sesion 2 aku tampil pukul 16.30. Sementara hari ini saya harus ke kampus untuk lembur karena akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=155&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini minggu 3 april 2011 terasa cerah sekali dan seharian nanti agendaku sangat padat sekali. Hari ini ada agenda dongeng di swalayan ADA Majapahit 2 sesion. Pada sesion 1 aku haru s tampil pukul 11.00, sedangkan pada sesion 2 aku tampil pukul 16.30.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara hari ini saya harus ke kampus untuk lembur karena akan kedatangan asesor BAN PT yang akan mengadakan visitasi salah satu program studi di fakultas teknik yang saya pimpin, di luar kota Semarang tepatnya di Kabupaten Demak.</p>
<p>Saya harus mampu membagi waktu agar keduanya bisa berjalan dengan baik.  Pukul 7.00 pagi aku start dari Semarang menuju ke Kampus di Kab. Demak agar dapat mengerjakan persiapan menyambut asesor, pukul 8.00 sampailah di kampus. Disana segera bekerja dibantu kaprodi mulai mengerjakan persiapan. Pukul 10.00 aku ijin dengan kaprodi untuk kembali ke Semarang mendongeng di ADA Swalayan sesion 1.</p>
<p>Dengan tergesa-gesa akhirnya sampailah aku di lokasi dan acara dongengku 15 menit lagi dimulai. Aku pun bertemu dengan player keybord saya, segera menyiapkan keybord dan cek sound.</p>
<p><a href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=406" rel="attachment wp-att-406"><img title="Rotation of<br />
Foto0571&#8243; src=&#8221;http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/04/Rotation-of-Foto0571-150&#215;150.jpg&#8221; alt=&#8221;dongeng swalayan ADA&#8221; width=&#8221;337&#8243; height=&#8221;337&#8243; /></a></p>
<p style="text-align:justify;">MC dari TSS Semarang menyampaikan bahwa tibalah saatnya aku mendongeng. Ketika sudah berada di depan anak-anak, aku harus mampu tampil yang terbaik agar mereka terhibur dan dapat mengambil hikmah dari dongeng yang saya sampaikan. Alhamdulillah anak-anak dan orang tua yang saat itu mendampingi putranya sangat menikmati dongeng yang saya bawakan, aku pun ikut puas melihatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mendongeng akupun beristirahat sebentar dengan minum dan makan snack yang telah disediakan panitia sambil menanyakan kepastian tampil sesion 2.  Karena kalau tampilnya jam 16.30, aku masih punya waktu ke kampus lagi meski sebentar hanya maksimal 1 jam. Ternyata panitia mengatakan acara diajukan mulai pukul 14.00 diperkirakan saya manggung lagi. Setelah saya hitung-hitung nggak mungkin ke kampus karena waktunya mepet banget.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kontak kaprodi, maka kuputuskan untuk menunggu saja di lokasi. Alhamdulillah ketemu dengan anak dan istri yang saat itu sedang berbelanja. Acara dongengku yang diperkirakan jam 14.00 mulai ternyata molor sampai jam 15.00, akupun tampil di sesion 2 ini.</p>
<p><a href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=407" rel="attachment wp-att-407"><img title="Rotation of<br />
Foto0577&#8243; src=&#8221;http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/04/Rotation-of-Foto0577-150&#215;150.jpg&#8221; alt=&#8221;dongeng swalayan ADA &#8221; width=&#8221;293&#8243; height=&#8221;293&#8243; /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun ada kelelahan, namun aku harus tampil seoptimal mungkin. alhamdulillah semua terwujud, anak-anak dan orang tuapun sangat terhibur dengan dongeng saya.</p>
<p>Pukul 16.00, aku segera meluncur ke kampus lagi dengan hujan yang mengguyur sepanjang jalan. Akupun terus melaju dengan sepeda motorku. Meski basah, aku harus sampai di kampus karena bentuk tanggung jawabku kepada teman-teman kampus.</p>
<p style="text-align:justify;">Di kampus, kaprodi masih menunggu, setelah 2 jam mengerjakan persipan, diputuskan untuk melanjut esok hari karena badan ini nggak mau diajak terus bekerja. setelah sholat maghrib aku pun pulang ke Semarang, setelah sampai rumah dan sholat isya’, kurebahkan tubuhku di kasur dengan mimpi yang indah.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/dongeng/'>dongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/swalayan/'>swalayan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=155&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/23/perjuangan-dongeng-di-swalayan-ada-majapahit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongeng buat TPA As-Syuhada Kemayoran</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/dongeng-buat-tpa-as-syuhada-kemayoran/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/dongeng-buat-tpa-as-syuhada-kemayoran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 17:06:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mendongeng]]></category>
		<category><![CDATA[TPQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Tidak beberapa lama setelah menghibur anak-anak PAUD Lilbee Jatiluhur Bekasi, tiba-tiba Hp saya berbunyi. Setelah diangkat, ternyata saya diminta mendongeng di TPA / TPQ As-Syuhada di Kemayoran Jakarta Pusat. Jarak yang cukup jauh dari Bekasi apalagi tampilnya masih kurang 1 jam. Dengan diantar lewat Tol menuju stasiun kereta Bekasi maka saya segera bergegas beli tiket [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=152&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak beberapa lama setelah menghibur anak-anak PAUD Lilbee Jatiluhur Bekasi, tiba-tiba Hp saya berbunyi. Setelah diangkat, ternyata saya diminta mendongeng di TPA / TPQ As-Syuhada di Kemayoran Jakarta Pusat.</p>
<p><a href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=397" rel="attachment wp-att-397"><img title="Resize of Foto0435" src="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/04/Resize-of-Foto0435-150x150.jpg" alt="dongeng as-syuhada" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Jarak yang cukup jauh dari Bekasi apalagi tampilnya masih kurang 1 jam. Dengan diantar lewat Tol menuju stasiun kereta Bekasi maka saya segera bergegas beli tiket KRL menuju Pasar Senin.</p>
<p>KRL yang tak tunggu agak terlambat datangnya sehingga waktu mulai berjalan sampai pukul 16.40 akhirnya KRL datang.</p>
<p>KRL terus melaju sementara salah satu panitia mengkontakku menanykan perjalananku sudah sampai mana….</p>
<p>akhirnya sampailah aku ke stasiun Pasar Senin, yang ternyata waktunya telah lewat dari rencana. Dengan naik ojeg, bergegas ke TPQ As-Syuhada.  Untunglah anak-anak masih setia menunggu dan bersegeralah aku mendongeng.</p>
<p>Tawa ceria keluar dari mulut anak-anak saat mendengar dongengku, sekan melupakan rasa lelah menungguku yang terlalu lama datangnya. Semoga dongeng saya dapat mengobati kelelahan anak-anak dan memberikan manfaat bagi kehidupansehari-harinya…</p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/anak-anak/'>anak-anak</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/mendongeng/'>mendongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/tpq/'>TPQ</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=152&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/dongeng-buat-tpa-as-syuhada-kemayoran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/04/Resize-of-Foto0435-150x150.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Resize of Foto0435</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongeng buat anak Paud Lilbee dan sekitarnya</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/dongeng-buat-anak-paud-lilbee-dan-sekitarnya/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/dongeng-buat-anak-paud-lilbee-dan-sekitarnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 17:03:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[bernyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[sulap]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Sehari setelah mengisi workshop metose SDB (Sulap, Dongeng, Bernyanyi) di Graha sucofindo Cibitung Bekasi, maka saya diundang untuk mendongeng di depan anak-anak Paud Lilbee di Jatiluhur Bekasi. Acara ini memang khusus diadakan untuk menghibur dan menanamkan akhlak yang baik kepada anak-anak melalui media dongeng. Tagged: bernyanyi, dongeng, sulap, workshop<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=150&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Sehari setelah mengisi workshop metose SDB (Sulap, Dongeng, Bernyanyi) di Graha sucofindo Cibitung Bekasi, maka saya diundang untuk mendongeng di depan anak-anak Paud Lilbee di Jatiluhur Bekasi.</p>
<p>Acara ini memang khusus diadakan untuk menghibur dan menanamkan akhlak yang baik kepada anak-anak melalui media dongeng.</p>
</div>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/bernyanyi/'>bernyanyi</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/dongeng/'>dongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/sulap/'>sulap</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/workshop/'>workshop</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=150&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/dongeng-buat-anak-paud-lilbee-dan-sekitarnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jakarta , aku kembali…</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/jakarta-aku-kembali%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/jakarta-aku-kembali%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 17:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[bernyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[sulap]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terasa setelah satu bulan yang lalu roadshow di jakarta selama 3 hari dari tgl 13-15 Pebruari 2011, maka saya pun kembali ke Jakarta untuk menemui teman-teman guru-guru TK/Paud, berbagi ilmu dalam sebuah workshop dengan tema Pembelajaran melalui metode SDB (Sulap, dongeng dan Bernyanyi) yang dilaksanakan di Graha sucofindo Cibitung Bekasi tanggal 20 Maret 2011. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=147&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=388" rel="attachment wp-att-388"><img title="Foto0416" src="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/04/Foto0416-150x150.jpg" alt="workshop jakarta" width="111" height="111" /></a>Tidak terasa setelah satu bulan yang lalu roadshow di jakarta selama 3 hari dari tgl 13-15 Pebruari 2011, maka saya pun kembali ke Jakarta untuk menemui teman-teman guru-guru TK/Paud, berbagi ilmu dalam sebuah workshop dengan tema Pembelajaran melalui metode SDB (Sulap, dongeng dan Bernyanyi) yang dilaksanakan di Graha sucofindo Cibitung Bekasi tanggal 20 Maret 2011.<br />
Suatu kehormatan saya bisa berbagi dengan guru-guru di Jakarta. Meski session saya merupakan session terakhir jam 13.30-15.30, namun sebagai rasa tanggung jawab sebagai pembicara, saya sudah datang jam 07.00. Sehingga panitia tiadk merasa kuatir lagi karena saya sudah sampai ke lokasi.<br />
Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar sampai saya selesai menyampaikan materi. Semua terliaht senang dan puas, sehingga berharap suatu hari nanti bisa berbagi ilmu lagi buta guru-guru di Jakarta…….Semoga….</p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/bernyanyi/'>bernyanyi</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/dongeng/'>dongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/sulap/'>sulap</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/workshop/'>workshop</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=147&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/04/19/jakarta-aku-kembali%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/04/Foto0416-150x150.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Foto0416</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongeng Tema &#8220;Pekerjaan&#8221;</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/17/dongeng-tema-pekerjaan/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/17/dongeng-tema-pekerjaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 08:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, kamis tanggal 17 Maret 2011, saya diundang oleh Paud Citrapata jl. Trunojoyo x/19 banyumanik Semarang, untuk mendongeng dengan tema “Pekerjaan”. Dongeng tematik ini akan dilaksanakan rutin setiap minggu sekali, dengan tema yang berbeda-beda disesuaikan dengan kurikulum Paud. Bagi saya, kepercayaan ini merupakan suatu anugerah yang luar biasa dapat berbagi cerita kepada anak-anak paud [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=144&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, kamis tanggal 17 Maret 2011, saya diundang oleh Paud Citrapata jl. Trunojoyo x/19 banyumanik Semarang, untuk mendongeng dengan tema “Pekerjaan”.</p>
<p>Dongeng tematik ini akan dilaksanakan rutin setiap minggu sekali, dengan tema yang berbeda-beda disesuaikan dengan kurikulum Paud.<span id="more-144"></span></p>
<p>Bagi saya, kepercayaan ini merupakan suatu anugerah yang luar biasa dapat berbagi cerita kepada anak-anak paud dengan tema yang berbeda, sehingga memberikan dongeng dengan cerita yang tentunya berbeda-beda pula.</p>
<p>Tampak anak-anak paud terkesima mendengarkan dongeng sekaligus bernyanyi bersama, karena dongeng yang saya bawakan adalah dongeng operet, ada musik dan lagu, sehingga anak-anak sangat menikmati dongeng yang saya bawakan.</p>
<p>Secara detail materi “pekerjaan” saya gambarkan melalui alur cerita yang menarik sehingga mereka memahami jenis-jenis pekerjaan apa saja yang ada di sekitarnya.</p>
<p>Setelah selesai, mereka meneriakkan cita-cita mereka….lucu-lucu cita-cita…Itulah anak-anak.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/anak-anak/'>anak-anak</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/cerita/'>cerita</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/dongeng/'>dongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/pekerjaan/'>pekerjaan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=144&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/17/dongeng-tema-pekerjaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongeng/Cerita Sebagai Pendidikan Imajinasi/Fantasi</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/11/dongengcerita-sebagai-pendidikan-imajinasifantasi/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/11/dongengcerita-sebagai-pendidikan-imajinasifantasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 13:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[fantasi]]></category>
		<category><![CDATA[imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kreatifitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Imajinasi sangat dibutuhkan untuk proses kreatif karena kreativitas seseorang umumnya merupakan produk imajinasi. Oleh karena itu, seseorang anak yang mendapat kesempatan untuk bebas berimajinasi melalui bermain atau aktivitas-aktivitas lainnya, mendapatkan peluang besar untuk memunculkan potensi-potensi kreatifitasnya. Salah satu ekspresi kreatif anak melalui imajinasinya ditunjukkan dengan dongeng/cerita. Suatu contoh anak saya, pernah dengan hanya memakai sobekan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=138&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Imajinasi  sangat dibutuhkan untuk proses kreatif karena kreativitas seseorang  umumnya merupakan produk imajinasi. Oleh karena itu, seseorang anak yang  mendapat kesempatan untuk bebas berimajinasi melalui bermain atau  aktivitas-aktivitas lainnya, mendapatkan peluang besar untuk memunculkan  potensi-potensi kreatifitasnya.<br />
Salah satu ekspresi kreatif anak melalui imajinasinya ditunjukkan dengan dongeng/cerita.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-368" href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=368"><img title="Resize of Foto0147" src="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/03/Resize-of-Foto0147-150x150.jpg" alt="imajinasi dan fantasi anak" width="150" height="150" /></a></p>
<p><span id="more-138"></span></p>
<p>Suatu contoh anak saya, pernah dengan hanya memakai sobekan tissu dia gunakan sebagai media mendongeng.<br />
Dia memiliki imajinasi, tissu yang dia dibentuk menurut versi dia  sebagai tokoh yang diperagakan dalam sebuah adegan dongeng dan dengan  dialog yang dia kuasai ternyata dia sangat menikmati dongeng yang dia  bawakan tersebut. Biasanya anak saya menirukan dialog dan adegan seperti  dalam kartun yang pernah dia lihat.<br />
Para pendidik dan ahli ilmu jiwa sepakat bahwa pada masa anak-anak  berimajinasi dan berfantasi adalah sebuah proses kejiwaan yang sangat  penting. Imajinasi dan fantasi akan mendorong rasa ingin tahu seorang  anak. Rasa ingin tahu ini sangat penting bagi perkembangan intelektual  anak. Imajinasi dan fantasi anak yang kaya juga akan sangat berfaedah  bagi pendidikan kreativitas mereka.<br />
Untuk merangsang imajinasi dan memperkaya daya fantasinya, kita dapat melakukannya secara efektif dengan bantuan cerita.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/fantasi/'>fantasi</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/imajinasi/'>imajinasi</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/kreatifitas/'>kreatifitas</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=138&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/11/dongengcerita-sebagai-pendidikan-imajinasifantasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/03/Resize-of-Foto0147-150x150.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Resize of Foto0147</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Dongeng Media Penyampai Pesan Moral</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/09/teknik-dongeng-media-penyampai-pesan-moral/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/09/teknik-dongeng-media-penyampai-pesan-moral/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 03:15:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[pesan moral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Saat kita mendongeng, pasti ada pesan moral yang ingin kita sampaikan kepada anak-anak, karena dengan media dongeng ini pesan moral yang kita sampaikan lebih didengarkan oleh anak-anak. Secara prinsip, saat anak-anak senang mendengarkan ceritanya, maka secara otomatis pesan-pesan moral yang kita selipkan akan didengarkan anak dengan senang hati pula. Begitu pula kebalikannya, bila anak-anak tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=135&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat  kita mendongeng, pasti ada pesan moral yang ingin kita sampaikan kepada  anak-anak, karena dengan media dongeng ini pesan moral yang kita  sampaikan lebih didengarkan oleh anak-anak.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-313" href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=313"><img title="Resize of DSCF7455" src="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/03/Resize-of-DSCF7455-150x150.jpg" alt="media penyampai pesan moral" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Secara  prinsip, saat anak-anak senang mendengarkan ceritanya, maka secara  otomatis pesan-pesan moral yang kita selipkan akan didengarkan anak  dengan senang hati pula.</p>
<p>Begitu  pula kebalikannya, bila anak-anak tidak senang mendengarkan cerita kita,  maka secara otomatis pula cerita tidak didengar (main sendiri,  berbicara sendiri, ribut dan lain-lain) sehingga semua pesan moral kita  tidaka akan sampai ke anak-anak.<img title="More..." src="http://negeridongengkakkus.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p>Beberapa teknik memberikan muatan/pesan moral pada dongeng kita :</p>
<p>1. Pesan moral cukup diselipkan dalam dongeng yang kita bawakan, bisa di awal cerita, ditengah cerita atau di akhir cerita</p>
<p>2.  Dongeng yang kita bawakan memang sudah bernafaskan nilai-nilai keagamaan  misalnya kisah Nabi/Rasul, kisah sahabat nabi dan sebagainya</p>
<p>3.   Pesan moral itu kita tonjolkan melalui dialog para tokoh dalam cerita  (usahakan dialog yang kita bawakan benar-benar hidup dengan membedakan  suara karakter tokoh yang ada, juga intonasi yang baik)</p>
<p>4. Pesan moral dalam bentuk kesimpulan yang kita ambil sendiri.</p>
<p>5.  Pesan moral dapat diambil dengan mengajak anak-anak menyimpulkan  nilai-nilai / pesan moral  apa saja dari dongeng yang telah selesai kita  bawakan.</p>
<p>Dari beberapa teknik diatas, kita tinggal memilih yang kita sesuaikan dengan situasi dan kondisinya.</p>
<p>Ok&#8230;semoga bermanfaat&#8230;..</p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/anak-anak/'>anak-anak</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/cerita/'>cerita</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/dongeng/'>dongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/pesan-moral/'>pesan moral</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=135&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/09/teknik-dongeng-media-penyampai-pesan-moral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/03/Resize-of-DSCF7455-150x150.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Resize of DSCF7455</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semua Manusia Memerlukan Cerita</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/08/semua-manusia-memerlukan-cerita/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/08/semua-manusia-memerlukan-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 22:48:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Suatu pertanyaan : benarkah kita manusia memerlukan cerita? mari kita coba bahas bersama. Menurut Prof. Riris K. Toha-Sarumpaet, M.Sc., Ph.D dalam sebuah seminar, Cerita adalah bagian dari hidup. setiap orang adalah bagian dari sebuah cerita. Kelahiran, pekerjaan, perjumpaan, usaha, ketegangan, penyakit, perkawinan, dan lain-lain adalah sebuah rentetan kejadian dan kisaha kemanusiaan yang amat menarik. Bahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=130&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu pertanyaan : benarkah kita manusia memerlukan cerita? mari kita coba bahas bersama.</p>
<p>Menurut Prof. Riris K. Toha-Sarumpaet,  M.Sc., Ph.D dalam sebuah seminar, Cerita adalah bagian dari hidup.  setiap orang adalah bagian dari sebuah cerita. Kelahiran, pekerjaan,  perjumpaan, usaha, ketegangan, penyakit, perkawinan, dan lain-lain  adalah sebuah rentetan kejadian dan kisaha kemanusiaan yang amat  menarik.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-297" href="http://kerajaandongeng.wordpress.com/?attachment_id=297"><img title="Resize of Resize of lomba 036" src="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/03/Resize-of-Resize-of-lomba-036-150x150.jpg" alt="manusia memerlukan cerita" width="150" height="150" /></a>Bahkan cerita adalah narasi pribadi  setiap orang, dan setiap orang suka menjadi bagian dari satu peristiwa,  bagian dari satu cerita, dan menjadi bagian dari sebuah cerita adalah  hakikat cerita.</p>
<p>Otak manusia juga disebut sebagai alat  narasi yang bergerak dalam dunia cerita. Semua dapat mengingat dan  mengenal mengenal dunia adalah karena keadaan cerita itu. Kalau semua  pengetahuan itu tidak disimpan dalam bentuk cerita, tak akan bisa  diingat. Itulah sebabnya segala yang disimpan dalam bentuk cerita jauh  lebih bermanfaat dan bermakna daripada segala yang dijejalkan ke dalam  otak hanya dalam bentuk fakta-fakta atau sekuen-sekuen yang sama sekali  sulit dicari antar hubungannya.</p>
<p>Semua manusia memerlukan cerita.  Demikian juga anak-anak, dan itu pula sebabnya anak-anak senang  mendapatkan cerrita. Karena anak-anak langsung merasakan sebagai bagian  dari cerita, dan percaya bahwa pencerita itu sangat peduli dan  mencintainya. Dalam sesi cerita anak-anak merasakan kehangatan dan  kebersamaan. Rasa haus pada cerita, mendengarkannya dan menjadi bagian  darinya, juga tampil dalam kehidupan keseharian anak yang pada  gilirannya suka menciptakan cerita. Anak-anak sangat mencintai cerita  hingga sangat gemar membuat cerita, untuk dibagi dan sekaligus  memastikan kebersamaannya dengan orang lain. (Dr. Subyantoro, M.Hum,  2007)</p>
<p>Itulah luar biasanya cerita yang tidak dapat lepas dari kehidupan manusia.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/anak-anak/'>anak-anak</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/cerita/'>cerita</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/manusia/'>manusia</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/130/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=130&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/08/semua-manusia-memerlukan-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://negeridongengkakkus.com/wp-content/uploads/2011/03/Resize-of-Resize-of-lomba-036-150x150.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Resize of Resize of lomba 036</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH</title>
		<link>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/07/bawang-merah-dan-bawang-putih/</link>
		<comments>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/07/bawang-merah-dan-bawang-putih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 04:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kerajaandongeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Rakyat/Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[bawang merah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[legenda]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kerajaandongeng.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=125&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p>Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.</p>
<p>Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah.<span id="more-125"></span></p>
<p>Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikahi saja ibu Bawang merah supaya Bawang putih tidak kesepian lagi. Maka ayah Bawang putih kemudian menikah dengan ibu Bawang merah. Mulanya ibu Bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada Bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suatu hari ayah Bawang putih jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia. Sejak saat itu Bawang merah dan ibunya semakin berkuasa dan semena-mena terhadap Bawang putih. Bawang putih hampir tidak pernah beristirahat. Dia sudah harus bangun sebelum subuh, untuk mempersiapkan air mandi dan sarapan bagi Bawang merah dan ibunya. Kemudian dia harus memberi makan ternak, menyirami kebun dan mencuci baju ke sungai. Lalu dia masih harus menyetrika, membereskan rumah, dan masih banyak pekerjaan lainnya. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira, karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri.</p>
<p>Pagi ini seperti biasa Bawang putih membawa bakul berisi pakaian yang akan dicucinya di sungai. Dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa dilaluinya. Hari itu cuaca sangat cerah.</p>
<p>Bawang putih segera mencuci semua pakaian kotor yang dibawanya. Saking terlalu asyiknya, Bawang putih tidak menyadari bahwa salah satu baju telah hanyut terbawa arus. Celakanya baju yang hanyut adalah baju kesayangan ibu tirinya. Ketika menyadari hal itu, baju ibu tirinya telah hanyut terlalu jauh. Bawang putih mencoba menyusuri sungai untuk mencarinya, namun tidak berhasil menemukannya. Dengan putus asa dia kembali ke rumah dan menceritakannya kepada ibunya.</p>
<p>“Dasar ceroboh!” bentak ibu tirinya. “Aku tidak mau tahu, pokoknya kamu harus mencari baju itu! Dan jangan berani pulang ke rumah kalau kau belum menemukannya. Mengerti?”</p>
<p>Bawang putih terpaksa menuruti keinginan ibun tirinya. Dia segera menyusuri sungai tempatnya mencuci tadi. Matahari sudah mulai meninggi, namun Bawang putih belum juga menemukan baju ibunya. Dia memasang matanya, dengan teliti diperiksanya setiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu baju ibunya tersangkut disana. Setelah jauh melangkah dan matahari sudah condong ke barat, Bawang putih melihat seorang penggembala yang sedang memandikan kerbaunya. Maka Bawang putih bertanya: “Wahai paman yang baik, apakah paman melihat baju merah yang hanyut lewat sini? Karena saya harus menemukan dan membawanya pulang.”</p>
<p>“Ya tadi saya lihat nak. Kalau kamu mengejarnya cepat-cepat, mungkin kau bisa mengejarnya,” kata paman itu. “Baiklah paman, terima kasih!” kata Bawang putih dan segera berlari kembali menyusuri tepi sungai.</p>
<p>Hari sudah mulai gelap, Bawang putih sudah mulai putus asa. Sebentar lagi malam akan tiba, dan Bawang putih. Dari kejauhan tampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk di tepi sungai. Bawang putih segera menghampiri rumah itu dan mengetuknya.<br />
“Permisi…!” kata Bawang putih. Seorang perempuan tua membuka pintu.<br />
“Siapa kamu nak?” tanya nenek itu.  “Saya Bawang putih nek. Tadi saya sedang mencari baju ibu saya yang hanyut. Dan sekarang kemalaman. Bolehkah saya tinggal di sini malam ini?” tanya Bawang putih.</p>
<p>“Boleh nak. Apakah baju yang kau cari berwarna merah?” tanya nenek.<br />
“Ya nek. Apa…nenek menemukannya?” tanya Bawang putih.<br />
“Ya. Tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. Sayang, padahal aku menyukai baju itu,” kata nenek. “Baiklah aku akan mengembalikannya, tapi kau harus menemaniku dulu disini selama seminggu. Sudah lama aku tidak mengobrol dengan siapapun, bagaimana?” pinta nenek.</p>
<p>Bawang putih berpikir sejenak. Nenek itu kelihatan kesepian. Bawang putih pun merasa iba. “Baiklah nek, saya akan menemani nenek selama seminggu, asal nenek tidak bosan saja denganku,” kata Bawang putih dengan tersenyum.  Selama seminggu Bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. Setiap hari Bawang putih membantu mengerjakan pekerjaan rumah nenek. Tentu saja nenek itu merasa senang. Hingga akhirnya genap sudah seminggu, nenek pun memanggil bawang putih.<br />
“Nak, sudah seminggu kau tinggal di sini. Dan aku senang karena kau anak yang rajin dan berbakti. Untuk itu sesuai janjiku kau boleh membawa baju ibumu pulang. Dan satu lagi, kau boleh memilih satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah!” kata nenek.<br />
Mulanya Bawang putih menolak diberi hadiah tapi nenek tetap memaksanya. Akhirnya Bawang putih memilih labu yang paling kecil. “Saya takut tidak kuat membawa yang besar,” katanya. Nenek pun tersenyum dan mengantarkan Bawang putih hingga depan rumah.</p>
<p>Sesampainya di rumah, Bawang putih menyerahkan baju merah milik ibu tirinya sementara dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. Alangkah terkejutnya bawang putih ketika labu itu terbelah, didalamnya ternyata berisi emas permata yang sangat banyak. Dia berteriak saking gembiranya dan memberitahukan hal ajaib ini ke ibu tirinya dan bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas dan permata tersebut. Mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia bisa mendapatkan hadiah tersebut. Bawang putih pun menceritakan dengan sejujurnya.</p>
<p>Mendengar cerita bawang putih, bawang merah dan ibunya berencana untuk melakukan hal yang sama tapi kali ini bawang merah yang akan melakukannya. Singkat kata akhirnya bawang merah sampai di rumah nenek tua di pinggir sungai tersebut. Seperti bawang putih, bawang merah pun diminta untuk menemaninya selama seminggu. Tidak seperti bawang putih yang rajin, selama seminggu itu bawang merah hanya bermalas-malasan. Kalaupun ada yang dikerjakan maka hasilnya tidak pernah bagus karena selalu dikerjakan dengan asal-asalan. Akhirnya setelah seminggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “Bukankah seharusnya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena menemanimu selama seminggu?” tanya bawang merah. Nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah memilih salah satu dari dua labu yang ditawarkan. Dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar dan tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. Karena takut bawang putih akan meminta bagian, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Lalu dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut, melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular, kalajengking, dan lain-lain. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas. Itulah balasan bagi orang yang serakah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.freewebs.com/dongengperi/Tales/dong%20indo/merah_putih.html">http://www.freewebs.com/dongengperi/Tales/dong%20indo/merah_putih.html</a></p>
<br /> Tagged: <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/bawang-merah/'>bawang merah</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/cerita-rakyat/'>cerita rakyat</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/dongeng/'>dongeng</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/legenda/'>legenda</a>, <a href='http://kerajaandongeng.wordpress.com/tag/putih/'>putih</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kerajaandongeng.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kerajaandongeng.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kerajaandongeng.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kerajaandongeng.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kerajaandongeng.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kerajaandongeng.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kerajaandongeng.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kerajaandongeng.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kerajaandongeng.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kerajaandongeng.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kerajaandongeng.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kerajaandongeng.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kerajaandongeng.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kerajaandongeng.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kerajaandongeng.wordpress.com&amp;blog=12060550&amp;post=125&amp;subd=kerajaandongeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kerajaandongeng.wordpress.com/2011/03/07/bawang-merah-dan-bawang-putih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3a44f90c125e0aadedf8631ecfb59fc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kerajaandongeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
